Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Translate

Minggu, 11 September 2011

Gambar Tiga Dimensi Menggunakan Pensil

Minggu, 11 September 2011










Gambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan PensilGambar Tiga Dimensi Menggunakan Pensil
FOR PENJELASAN :

karya seni lainnya hadir dari hasil gambar karya seniman asal Chile bernama Fredo. Fredo adalah seorang ahli gambar 3D yang dapat membuat gambar-gambarnya seperti muncul dari kertas.

Padahal, karya-karya luar biasa ciptaannya hanya dipersenjatai dengan pensil dan selembar kertas.

Di umurnya yang ke-20, Fredo dengan cepatnya menawan dunia seni melalui media online dengan seri sketsa grafitnya.

Kini dia berencana untuk memamerkan karya-karyanya secara langsung ke masyarakat dengan membuat sebuah galeri.

Fredo, yang bernama asli Wladimir Inostroza, mempelajari teknik menggambar yang luar biasa tersebut murni secara otodidak.

Awalnya dia menggambar seekor kupu-kupu di atas sebuah kertas dan dia letakkan di atas kasurnya yang dilapiskan kain putih. Ketika itu dia terinspirasi untuk membuat gambar kupu-kupu seolah mengambang di atas tempat tidurnya.

Dia lantas coba menggunakan teknik menggambar 3D dari seniman Inggris, Julian Beever.

Agar lebih menghidupkan gambar, Fredo membubuhkan arang di gambarnya guna memperjelas gambar bayangan. Setelah selesai dia potret gambar-gambar dengan kamera dan mengunduh ke Facebook dan blog miliknya.

Karya-karyanya berhasil menarik ribuan penggemar di Facebooknya, dan halaman yang tak terhitung jumlahnya dideMenggambar sementara kupu-kupu diletakkan di tempat tidurnya, ia menyadari gambar telah membentang di seluruh halaman.

Pada pemeriksaan lebih dekat dia melihat bagaimana hewan itu tampaknya mengambang, dan bahwa kebetulan dia telah menggunakan metode yang mirip dengan yang digunakan oleh seniman Inggris Julian Beever 3D.

Setelah menambahkan di tempat teduh dengan satu set arang, dia mengambil foto - dan tidak pernah melihat ke belakang.

Dengan blog sendiri, ribuan penggemar di halaman Facebook-nya. Fredo sekarang ingin memperluas bakatnya dan mengambil seni ke jalan-jalan Kota Santiago dan kota-kota lainnya.

0 komentar:

Poskan Komentar